Dengan adanya bantuan APBN-P di Lapas Kelas II B Muara Tebo membuat blok hunian hampir 80 persen direhab.
Dalam rehab ini sebanyak 98 warga binaan direlokasi dengan empat kali pendistribusian yakni ke Lapas Bungo sebanyak 50 orang, ke lapas Bulian sebanyak 23 orang dan ke lapas Bangko sebanyak 25 orang.
Sementara itu, 209 warga binaan lainnya ini masih akan ditampung di aula sebagai blok hunian sementara
Jadi cukup untuk menampung 209 warga binaan dengan blok lain yang tidak direhab yakni di dua blok.
"Sementara kita optimalkan di sini pasalnya di tempat lain juga sudah tidak memiliki space untuk menampung warga binaan," kata Kakanwil KemenkumHAM Jambi Bambang Palasara melalalui Kalapas Kelas II B Muara Tebo Ahmad Hardi, Selasa (14/11).
Sebanyak 98 warga binaan ini juga akan dikembalikan ke Lapas Tebo saat pengerjaan sudah rampung.
Pasalnya target APBN-P dengan pembangunan 3 blok ditargetkan rampung di akhir tahun.
Jika sudah rampung maka kapasitas lapas akan mengalami peningkatan dengan harapan Tebo tidak kewalahan menghadapi banyaknya warga binaan.
Meningkat sehingga dapat menampung hingga tambahan 40 hingga 50 warga binaan.
Kalau untuk Tebo cukup tapi kalau ada titipan dari kabupaten lain kita kewalahan," jelasnya.
Di aula sementara peningkatan keamanan juga telah didesain sedemikian rupa layaknya blok hunian namun tak disekat.
"Sekarang ada 97 orang di aula sisanya di blok," jelasnya.
Pihaknya meminta bantuan pihak TNI dan Polri untuk berjaga dan mengantisipasi hal yang tak diinginkan.
Bahkan semua staf lapas juga dilibatkan untuk mengamankan warga binaan .
"Semua kita libatkan sampai berakhirnya kegiatan APBN-P," jelasnya.

Pengerjaan baru dimulai pada 8 November lalu yang terus dilakukan pengerjaannya sampai batas waktu di akhir tahun.

Repost TRIBUN JAMBI

Posting Komentar

Mohon tidak berkomentar yang menyinggu Suku - Agama - Ras - Antar Golongan. Segala isi komentar yang ditulis oleh pengguna (user) diluar tanggung jawab Radio Idola FM | Radionya Rang Tebo

 
Top